Terkadang aku lupa terhadap uang yang kumiliki
Terkadang aku lupa terhadap kesehatan yang kumiliki
Terkadang aku lupa terhadap lingkungan sekitarku
Tanpa sadar aku terlupa walau mungkin hanya sesaat
Uang dapat hilang terbakar
Kesehatan dapat merasakan sakit
Lingkungan dapat dirusak sedemikian rupa
Dan lebih sulit untuk mengembalikan ke kondsisi semula
Bila aku membakar uang sepuluh ribu per hari
Dalam tiga puluh hari aku akan menghabiskan tiga ratus ribu
Jumlah uang itu dapat aku tabung untuk keperluan suatu hari nanti
Dalam satu tahun aku dapat mengumpulkan tiga juta enam ratus ribu
Bila aku merasa uang yang kumiliki tidak mencukupi
Untuk makan dan transportasi
Untuk belajar dan sekolah
Untuk kehidupan selama satu bulan
Bila harga barang semakin mahal
Biaya hidup semakin meningkat
Bila aku tetap membakar uangku
Pantaskah aku masih berkeluh kesah
Bila aku tidak menjaga diriku
Akan tiba masa sakitku
Dalam waktu yang tidak kuketahui
Dan memberi pengaruh pada sekitarku
Bila tiba waktuku
Dan hanya ada penyesalanku
Bila sakitku disebabkan diriku
Pantaskah aku masih berkeluh kesah
Bila aku tidak menjaga sekitarku
Keluarga dan teman-temanku
Memberi pengaruh terhadap mereka
Akankah mereka menyadarkanku
Bila sekitarku mulai rusak
Dan mereka membenciku
Bila kerusakan dan kebencian disebabkan olehku
Pantaskah aku masih berkeluh kesah
Rabu, 28 Agustus 2013
Minggu, 29 Juli 2012
Pilihan
Dalam hidupku
Aku memiliki berbagai pilihan
Mungkin aku mengetahui mana pilihan yang terbaik
Pilihan yang akan mengubah hidupku menjadi lebih baik
Akan tetapi
Terkadang aku membuatnya menjadi pilihan terakhir
Terkadang aku bahkan tidak memilihnya
Dan meyakinkan diriku akan mendapat pilihan yang lebih baik
Dalam pikirku
Entah apa bagian diriku yang membuatku seperti itu
Entah apa alasan yang kusebutkan
Serasa aku membohongi diriku
Saat suatu waktu berlalu
Di saat aku membuatnya menunggu
Sembari aku menunggu pilihan yang lebih baik
Pilihan terbaikku telah hilang dan mungkin tak kembali
Label:
Poems - Loneliness
Minggu, 11 Maret 2012
Sulit
Sebuah kata yang sangat menyulitkan
Dimana bila kita mengatakannya
Kita berkemungkinan untuk menyerah
Serta kehilangan keyakinan akan suatu keberhasilan
Sebuah kata yang lebih baik tak terucap
Seringkali terpikir dalam hati
Sekujur tubuh serasa lemas tak berdaya
Menekan batin menyayat jiwa
Sebuah kata yang meluapkan rasa malas
Tidak memajukan diri kita menuju lebih baik
Menghentikan langkah kita untuk terus melangkah
Bahkan membuat kita berlutut dan terdiam
Sulit sulit sulit untuk melawannya
Sulit sulit untuk bangkit dari penderitaan
Sulit untuk menerima apa yang harus dihadapi
Kata yang merupakan permulaan untuk menyerah
Tak pernahkah tidak berkata bahwa sesuatu yang kita lakukan itu sulit
Hanya karena hal-hal yang tidak terbiasa
Menjadi takut dan merasa berat
Melupakan kemampuan kita sendiri
Semua memiliki kemampuan dan pilihan untuk selalu mencoba
Kita sendirilah yang menentukan untuk menerima cobaan tersebut atau menghindarinya
Jangan sampai kita menyesali apa yang tidak terjadi
Karena kita lari dari masalah yang kita hadapi
Label:
Poems - Motivation
Senin, 20 Februari 2012
Rasa Tuk Dituju
Mashi kumencari
Suatu hal yang selalu kutunggu
Sebuah keinginan ataupun seseorang
Yang dapat membuatku berjuang
Belum bisa kutemukan
Suatu hal yang tersembunyi
Dalam imajinasi ataupun halusinasi
Yang dapat membuatku bersemangat
Tak bisa ku membakar api
Dalam amarah kepada diriku
Melakukan kegiatan dengan tetapi
Walau terlihat ku tersenyum selalu
Tak bisa ku dinginkan es
Dalam hati yang telah membeku
Menerima segala yang terjadi
Walau tanpa sadarku
Sungguh terasa sepi
Tanpa rasa tuk dituju
Entah apa yang terjadi
Bila rasa itu kumiliki
Label:
Poems - Loneliness
Jumat, 10 Februari 2012
Tidak Akan Pernah
Saat aku menghela nafas
Dengan posisi tidak ingin melanjutkan
Tersentak diam tak bergerak
Keluarkan senyuman atau tangisan
Mencoba memasuki pikiranku
Membayangkan sesuatu yang menyenangkan
Mengalihkan kenyataan kedalam khayalan
Terlihat kekosongan terbias di mukaku
Aku sudah melakukan yang aku bisa
Aku sudah berjuang keras
Aku sudah mencapai batas kemampuanku
Aku sudah menyentuh ujung kelebihan yang kumiliki
Tersenyum tanpa rasa kesal
Puas terhadap yang kudapat
Semua usaha telah kulakukan
Walau tak membuahkan hasil
Bila aku mengakui kekalahan
Karena kelemahan yang kumiliki
Aku seperti orang yang kabur
Takut untuk mendapatkan apa yang dapat kumiliki
Dan itu semua menyebalkan
Mengapa aku bisa merasa senang dengan menyerah
Mengapa aku bisa merasa puas dengan hasil seperti ini
Aku yakin suatu saat nanti aku akan menyesalinya
Aku belum melakukan semua yang aku bisa
Aku belum berjuang sekeras rasa sesalku
Aku belum mengeluarkan seluruh kemampuanku
Aku belum meningkatkan kelebihan yang kumiliki
Dimulai dari memiliki keinginan
Meyakinkan diri semua bisa kulakukan
Berusaha sampai mendapatkan tujuanku
Aku tidak akan pernah menyerah
Label:
Poems - Motivation
Jumat, 20 Januari 2012
Aku Ingin Menjadi Hebat
Aku sekedar manusia biasa
Lemah terhadap orang lain
Lemah terhadap diri sendiri
Manusia kecil dalam luasnya dunia
Tiap waktu aku harus selalu berkembang
Belajar untuk menambah pemikiranku
Berlatih untuk menjadi kuat
Tumbuh menjadi manusia hebat
Dapat aku merendahkan orang lain
Dapat aku menginjak orang lain
Dapat aku menghancurkan orang lain semauku
Tapi tidak kulakukan
Aku berkembang bukan untuk berbuat hal buruk
Aku belajar bukan untuk menipu orang lain
Aku berlatih bukan untuk menghancurkan orang lain
Tapi untuk melindungi
Perbedaan tujuan membentuk karakteristik diriku
Dengan memberikan perlindungan pada orang lain
Menyenangkan dan memberikan rasa nyaman pada orang yang kusayangi
Mendamaikan rasa yang ada pada diriku tanpa perlu kusadari
Label:
Poems - Motivation
Selasa, 10 Januari 2012
Langkah Pertama
Bila aku tetap dalam diriku sekarang
Memiliki ketakutan terhadap diri sendiri
Kuterima begitu saja nasib tidak baikku
Hingga kumerasa ini bukan diriku
Ku mulai melampiaskan kekesalanku pada orang lain
Ku berbuat semauku tanpa rasa tanggung jawab
Tak pernah kudengarkan kritik saran orang lain
Orang lain hanya penggangu bagiku
Penghianatan yang pernah kuterima
Membuatku tidak percaya kepada orang lain
Juga takut untuk menerima bantuan dari orang lain
Dan kumerasa bahwa aku selalu sendirian
Banyak orang yang mencoba ingin mengetahui masalahku
Tapi tak pernah bisa aku ceritakan
Hingga seseorang menyadari bahwa aku berada dalam kepedihan
Dan memintaku untuk membuka hati dan mencoba menggapai uluran tangan
Bila aku tetap dalam diriku sekarang
Sampai kapanpun aku tak pernah bisa bebas
Mulailah aku melakukan langkah pertama
Menggapai ketulusan tangan orang lain
Tak akan ada yang berubah
Selama aku tetap berada di tempat yang sama
Akulah orang yang bisa mengubah diriku
Dengan melangkah keluar dari keburukan diriku
Label:
Poems - Motivation
Sabtu, 31 Desember 2011
Terlahir Kembali
Suatu kekurangan yang kita miliki
Jangan dijadikan hambatan dalam hidup kita
Kita dapat melihat bahwa tidak ada manusia yang sempurna
Tak perlu kita menyesali apa yang menjadi kekurangan kita
Tiap manusia memiliki hak untuk hidup
Memiliki kebebasan dalam menjalani hidupnya
Menentukan segala pilihan sesuai kehendaknya
Tak perlu menyalahkan orang lain saat ada kesalahan yang terjadi
Dalam keadaan yang sangat terpuruk
Kita akan diliputi oleh ketakutan dan keputusasaan
Untuk terus melanjutkan hidup
Dan terkadang memilih untuk mengakhiri hidupnya
Tidak ada kebahagiaan dari suatu kematian
Yang ada hanya kesedihan dan ketidakpedulian
Tapi untuk terus melanjutkan hidup
Kita dapat merasakan bagaimana rasanya terlahir kembali
Dengan memperbaiki kekurangan kita
Dengan merubah perilaku kita
Dengan membuka pandangan ke arah yang lebih luas
Untuk menjadikan diri kita yang baru
Segala perubahan ditujukan untuk diri sendiri
Bukan untuk menjadi yang terbaik
Tapi untuk selalu menjadi lebih baik
Tanpa batasan dalam diri
Label:
Poems - Motivation
Rabu, 21 Desember 2011
Kau Untukku
Tak peduli berapa lama ku tunggu
Kedatanganmu dalam hidupku
Mengisahkan perasaan yang berarti
Terbit bagaikan mentari pagi
Tak peduli berapa lama ku tunggu
Menguji sabarku
Karena kau kan kutemukan
Dan takdir memperkenalkan kita
Dirimu yang hanya satu
Selalu tersimpan dalam ingatan
Memberikan ketenangan
Membawaku menuju keharmonisan
Dirimu yang hanya satu
Tak kan ingin kulepaskan
Tak kan pernah kulupakan
Kaulah hal terbaik yang kuketahui
Aku kan coba mengimbangi kelebihanmu
Dengan usaha yang akan kuperlihatkan padamu
Aku kan menerima semua tentang dirimu
Dengan senyuman hangat tuk keluarkan senyumanmu
Kenangan buruk yang tak ingin kau ingat
Kan kujaga dengan mencerahkan hatimu
Memulai untuk ciptakan kenangan indah
Bersama dan untuk dirimu
Tak pernah kusesali penantianku ini
Suatu konspirasi langit yang menjadi misteri
Dapat membuatmu memilih diriku
Tuhan memberikan dirimu untukku
Label:
Poems - Love
Sabtu, 10 Desember 2011
Depresi
Saat aku mengalami suatu depresi
Seakan aku tak bisa bangkit kembali
Terjatuh menuju ketiadaan
Dan semakin dalam aku tengelam
Seseorang dalam diriku berkata
Untuk melupakan semua
Kemudian memulai semua dari awal
Dan segera keluar dari lubang tempat aku berdiam diri
Aku mencoba mengikuti permintaannya
Melakukan perintahnya
Melupakan diriku yang dahulu
Mengganti semua dengan hal baru
Aku memulai hari dengan diriku yang baru
Memiliki ambisi baru
Memiliki keinginan untuk berjuang
Dan terlihat seperti orang lain
Menjadi orang yang mandiri
Memiliki kepercayaan diri yang tinggi
Menjadi orang yang tidak membutuhkan siapapun
Seperti hanya percaya kepada diriku yang satu lagi
Pada awalnya semua senang dengan perubahanku
Hingga perubahanku serasa berlebihan dan tak mempedulikan orang lain
Semua mulai mempertanyakan
Siapa sebenarnya diriku ini
Aku mempertahankan pendapatku
Beberapa waktu hingga orang lain mulai menjauh
Aku berpikir dengan tidak tenang
Diriku yang satu selalu mengganguku
Aku mulai bertengkar dengannya yang merupakan diriku
Bila orang lain melihatku
Aku terlihat seperti melukai diriku sendiri
Ini badanku tapi bukan diriku
Sampai aku terluka dan tak sadarkan diri
Menghilangkan kepribadianku yang merugikan
Seperti membunuh orang lain
Seperti membunuh diriku ini
Tak perlu aku senang dengan menjadi orang lain
Saat sedih aku akan terlihat sedih
Tapi tak perlu sampai melupakan siapa diriku
Dan tak perlu sampai depresi supaya sadar atas diriku dan kepribadianku
Label:
Poems - Loneliness
Rabu, 30 November 2011
Lari
Aku memiliki kedua kakiku
Aku dapat berjalan kemana pun
Aku mashi dapat berlari
Dekat atau pun jauh
Aku mashi merasa belum lelah untuk berhenti
Aku mashi selalu lari
Setiap aku merasa lemah
Merasa aku tidak bisa berbuat apa-apa
Aku menjauhi hal yang sulit
Hal yang tidak aku inginkan
Hal yang aku takutkan
Lari dan selalu lari
Aku selalu merasa selamat
Begitu aku jauh dari hal tersebut
Tapi sebenarnya aku mashi terdampar
Tersentuh oleh ketakutanku sendiri
Aku akan mencoba untuk berhenti berlari
Dalam satu waktu serentak dengan batasku
Hingga aku menjadi lebih kuat
Dan menantang apa yang sedang kuhadapi
Aku dapat berlari sejauh yang kumau
Aku dapat selalu kabur dari kenyataan
Aku dapat menjelma menjadi orang lain
Tapi aku tidak bisa lari dari diri sendiri
Label:
Poems - Loneliness
Minggu, 20 November 2011
Tempat Ini Bukanlah Rumah
Panggilan untuk datang ke suatu tempat baru
Memberikan rasa segan dan takut akan ketidakpastian
Mendatangkan diri pada pengalaman hidup yang baru
Memberikan pertemuan, perkenalan, dan persahabatan
Berbagai tempat dengan latar berbeda
Memiliki karakter yang tidak sama
Kesan pertama bukanlah suatu pembuktian
Tapi dapat membawa diri merubah keadaan
Dengan atau tanpa paksaan
Melebur merenungkan diri mengambil langkah bersama
Mengenal satu-persatu setiap yang berpapasan
Menjadi teman untuk semuanya
Bertemu dan saling mendekat
Membentuk suatu kelompok yang menyenangkan
Berkelompok dalam berbagai hal
Bermain dan tertawa bersama
Berjalan dan terjadi perselisihan
Untuk hal yang tak perlu dipermasalahkan
Merenggut tangis dan amarah
Menyimpan sesal yang hilang menulusuri waktu
Bertemu dan saling mendekat
Antara dua orang yang berbeda
Menjadi satu tanpa sadar
Dan beredar diketahui semua
Malam demi malam terdengar suara nyanyian
Alunan gitar yang beriring tepukan
Memeriahkan suasana yang terkadang jenuh
Dan melupakan kita untuk mengeluh
Permintaan akan air yang terkadang hilang
Teriakkan yang menggetarkan kaca
Memperlihatkan senyuman bagi pendengar
Senang mendengar bantuan datang
Makan bersama yang dikatakan untuk semua
Tapi antrian serasa senang untuk dapat jatah duluan
Makan keluar mencoba kuliner baru
Mendapat teguran yang tak dipedulikan
Bangun pagi untuk berbaris dan berlari
Panggilan dengan suara gema yang tidak menyenangkan
Terdengar bising tapi tetap diikuti
Perasaan yang sulit dijelaskan
Waktu selalu berjalan tanpa henti
Berbulan-bulan menghabiskan waktu bersama
Berteduh dalam satu atap yang sama
Berjalan menuju arah yang sama
Akankah teradi perpisahan
Tiap orang melangkah membuka pintu yang baru
Dengan tetap bersua dengan sesama
Tapi berapa lama suaranya masih akan terdengar
Mimpi tentang kawan sebelum perpisahan
Mengisahkan keanehan yang menepis tawa
Menceritakannya seperti sebuah kegembiraan
Atau mungkinkah aku bermimpi karena takut berpisah
Waktu terhitung mundur untuk membuka dunia baru
Tak bisa aku hentikan
Tak bisa aku undur
Tak bisa aku ulangi
Senang ataukah sedih saat meninggalkan tempat ini
Tempat yang penuh dengan cobaan dan ujian
Yang kita lewati dengan senyuman dan candaan
Dengan diikuti keramaian dan kebersamaan
Lagu-lagu yang kehilangan penyanyinya
Dawaian gitar yang tidak terpetik lagi
Teriakkan air yang tidak ada lagi
Menjadikan sunyi di hati yang terbiasa dengan keramaian
Tempat ini akan menjadi sepi
Penjaga merasa kehilangan yang dijaga
Apakah hati ini juga merasa sepi
Walau tertutupi oleh muka dengan senyuman
Langkah yang aku ambil
Membuatku semakin mengambil jarak dari tempat ini
Semakin jauh dan tak bisa kembali ke suasana ini
Bukan tempat yang kurasa hilang tapi rasa yang kudapatkan di sini
Segala hal yang terjadi selama ini
Akankah terulang lagi
Ataukah hilang terlupakan begitu saja
Semua hanya menjadi sejarah dalam kenangan
Seperti tetesan air yang berjatuhan
Satu-persatu pergi meninggalkan tempat ini
Tanpa menoleh dengan keyakinan
Semua pergi dan tak kembali
Matahari selalu terbit dan tenggelam
Bayangan pun terlihat, memudar, kemudian menghilang
Kehilangan suara satu demi satu
Yang tanpa sadar tertelan oleh waktu
Tempat ini bukanlah rumah
Tetapi dapat menggetarkan hatiku
Untuk merasakan setiap keadaan di dalamnya
Waktu terasa sangat singkat
Tanpa terasa semua berlalu
Dan aku harus melepaskan semua ini
Rasa rindu akan tempat ini
Hanya dapat dilihat dalam kenangan
Sisa waktu yang kumiliki
Tak ingin kujalani sendiri
Menghabiskan waktu bersama semua
Hingga batas akhir yang ditentukan
Sisa waktu yang masih kumiliki
Menjadikan hari semakin terbatas
Tak lama lagi ku kan pergi
Dan mungkin tak kembali
Beberapa waktu telah berlalu
Setelah meninggalkan tempat yang bukanlah sebuah rumah
Dan diyakini bahwa aku tak bisa kembali
Ke masa dimana waktu berjalan dengan cepat
Bersama dengan teman-teman
Dalam satu atap yang sama
Yang telah tinggal bersama dalam waktu lama
Menciptakan rasa kangen dan keinginan untuk suatu kebersamaan
Saat ini semua tak dapat terulang kembali
Mulai melupakan dengan kesibukan masing-masing
Tempat itu bukanlah rumah
Tapi menjadi rumah saat kebersamaan masih teringat
Label:
Poems - Story
Kamis, 10 November 2011
Sang Penyelamat
Saat dimana ku selalu sendiri
Memiliki harapan-harapan yang terlalu tinggi
Tak mengerti alasanku untuk menggapainya
Untuk apa bila untuk diri sendiri
Ho ho ho ho ho
Terdengar saat aku menertawakan kesepian
Walau banyak hal yang kumiliki saat ini
Untuk apa bila tidak untuk berbagi
Saat kau datang bagaikan mentari terbit
Mengalahkan gelap dalam hariku
Menerangi warna yang seharusnya terlihat nyata
Menghilangkan kabut dalam pikirku
Rasa yang telah lama hilang
Tertarik keluar setelah sekian waktu berlalu
Suatu hal yang belum pasti
Tapi kini sangat kuinginkan
Terlihat kau masih begitu jauh
Dari langkahku untuk mengejarmu
Bagaimana aku bisa mendapatkanmu
Sang penyelamat hidupku
Label:
Poems - Love
Minggu, 30 Oktober 2011
Mengawali Dengan Sebuah Mimpi
Seorang korban masa lalu
Dapat menjadi sukses saat ini
Apa yang kita pikirkan tentang hal ini
Hal baik atau hal yang buruk
Kita melewati waktu yang sama dengannya
Hari di tahun yang sama dengan saat ia menjadi korban
Dimana kita hanya melihatnya susah
Ataupun kita yang menyebabkan ia menjadi korban
Ia kabur dengan rasa takut di hatinya
Dengan bekal yang sangat tipis untuk bertahan hidup
Hari demi hari tahun demi tahun ia lewati
Hingga ia bermimpi untuk menjadi sukses dengan usahanya
Bertahun-tahun telah terlewati sejak hari ia menjadi korban
Berawal dari sebuah mimpi
Dengan usaha dan doa tanpa henti
Saat ini ia telah menjadi orang yang sukses dalam hal yang ia yakini
Apakah ia berlaku curang demi mencapai kesuksesannya
Apakah ia memang orang yang berbakat dari lahirnya
Apakah ia keturunan orang kaya dan memiliki jaringan yang luas
Ia hanyalah orang biasa yang terkena musibah menjadi suatu korban saat terjadi kerusuhan
Apakah kita tidak bisa menjadi orang yang sukses tanpa menjadi korban terlebih dahulu
Apakah pengetahuan yang kita miliki tak bisa kita aplikasikan
Apakah keinginan yang kita rasakan tak bisa kita lakukan
Kita hanyalah manusia biasa yang memiliki banyak kekurangan
Diri kita lebih sering memikirkan kekurangan kita
Dan lebih sering mendengar perkataan orang lain daripada diri sendiri
Entah mengapa kita ingin hidup lebih baik tapi tidak berbuat lebih
Apakah karena itu kita takut untuk bermimpi
Label:
Poems - Motivation
Kamis, 20 Oktober 2011
Nol
Detik telah berlalu
Jam pun ikut berlalu
Hari telah berlalu
Minggu pun ikut berlalu
Selalu berjalan melangkah menuju depan
Menatap hal menarik tanpa menoleh belakang
Akankah ku mendapat apa yang kumau
Akankah ku melupakan apa yang ada dahulu
Berjalan bukan dalam garis lurus
Dengan jalur yang kupilih dan kubuat sendiri
Tak dapat kuambil kembali waktu yang tertinggal
Semua yang telah berlalu tak kan terulang kembali
Aku ada pada masa kini
Berharap menuju arah yang lebih baik
Dengan menyimpan seluruh kenangan
Aku bersyukur mashi hidup
Nol bukan berarti sebuah kekosongan
Tapi ada untuk menunjukkan suatu nilai
Hal yang terlupakan bukan berarti hilang
Tapi ada untuk kukenang suatu saat
Label:
Poems
Sabtu, 01 Oktober 2011
7 Hari
Cukup lama aku tinggal di tempat ini
Tempat yang dikatakan kurang menyenangkan
Membuat jenuh dan bosan
Tapi sekarang aku sudah terbiasa
Tempat ini memiliki banyak aturan
Banyak perselisihan
Banyak tantangan
Banyak keramaian
Ingin rasanya cepat pergi meninggalkan tempat ini
Tak ingin rasanya kembali ke tempat ini lagi
Apakah setelah pergi aku akan rindukan tempat ini
Ataukah sebenarnya aku tak ingin kehilangan tempat ini
Tempat ini serasa berubah seiring berjalannya waktu
Memiliki kebebasan dan menjadi menyenangkan
Tapi tidak ada yang ingin mengakuinya
Hingga akhir tetap seperti ini
Nyawa kehidupan tempat ini sebentar lagi akan hilang
Berganti dengan kehidupan baru
Akankah kita dapat hidup bersama lagi di tempat ini
Kemungkinan yang hampir tak mungkin terjadi
Waktu akan merubah semua
Mulai dari usia sampai bentuk dan rupa seseorang
Perubahan karakter seseorang yang mungkin terjadi
Keeratan persahabatan pun dapat memudar atau semakin erat
Keadaan yang sama
Tak akan terulang lagi
Karena waktu selalu berjalan maju
Melangkah menutupi sejarah dan kenangan
Pagi siang dan sore hari
Semua disibukkan dengan menghabiskan waktu bersama
Malam hari waktu tidur
Bermimpi teman selalu hadir bersama kita
Apakah sebenarnya tidak ingin ada perpisahan
Tapi perpisahan ini menandakan sebuah kemajuan
Seharusnya kita melepas semua dengan senyuman
Tapi terkadang hati tidak menyetujuinya
Sisa waktu yang terbatas ini
Merupakan tujuh hari untuk memulai perhitungan mundur
Detak detik menjelang batas waktu ini
Harus menjadikan tempat ini serasa lebih berwarna
Suka duka yang dilalui bersama
Tidak boleh hilang dari ingatan
Supaya selalu merasa dekat dengan semua
Teman untuk selamanya
Tempat yang dikatakan kurang menyenangkan
Membuat jenuh dan bosan
Tapi sekarang aku sudah terbiasa
Tempat ini memiliki banyak aturan
Banyak perselisihan
Banyak tantangan
Banyak keramaian
Ingin rasanya cepat pergi meninggalkan tempat ini
Tak ingin rasanya kembali ke tempat ini lagi
Apakah setelah pergi aku akan rindukan tempat ini
Ataukah sebenarnya aku tak ingin kehilangan tempat ini
Tempat ini serasa berubah seiring berjalannya waktu
Memiliki kebebasan dan menjadi menyenangkan
Tapi tidak ada yang ingin mengakuinya
Hingga akhir tetap seperti ini
Nyawa kehidupan tempat ini sebentar lagi akan hilang
Berganti dengan kehidupan baru
Akankah kita dapat hidup bersama lagi di tempat ini
Kemungkinan yang hampir tak mungkin terjadi
Waktu akan merubah semua
Mulai dari usia sampai bentuk dan rupa seseorang
Perubahan karakter seseorang yang mungkin terjadi
Keeratan persahabatan pun dapat memudar atau semakin erat
Keadaan yang sama
Tak akan terulang lagi
Karena waktu selalu berjalan maju
Melangkah menutupi sejarah dan kenangan
Pagi siang dan sore hari
Semua disibukkan dengan menghabiskan waktu bersama
Malam hari waktu tidur
Bermimpi teman selalu hadir bersama kita
Apakah sebenarnya tidak ingin ada perpisahan
Tapi perpisahan ini menandakan sebuah kemajuan
Seharusnya kita melepas semua dengan senyuman
Tapi terkadang hati tidak menyetujuinya
Sisa waktu yang terbatas ini
Merupakan tujuh hari untuk memulai perhitungan mundur
Detak detik menjelang batas waktu ini
Harus menjadikan tempat ini serasa lebih berwarna
Suka duka yang dilalui bersama
Tidak boleh hilang dari ingatan
Supaya selalu merasa dekat dengan semua
Teman untuk selamanya
Label:
Poems
Rabu, 21 September 2011
Pantai Santai
Santai seperti pergi ke pantai
Menikmati angin yang melambai
Mendengar ombak yang mendawai
Meredakan hati dalam damai
Lantunkan lagu yang membawa tawa
Tanpa dendam dan emosi jiwa
Bernyanyi bersama
Lupakan beban dunia
Hapuskan perbedaan
Memecahkan dingin yang menyelimuti
Satukan perasaan
Menyalakan hangat walau tanpa api
Harapan untuk bersenang-senang
Membawa semua merasakan indahnya dunia
Seperti laut yang tidak tenang
Hilang sepi di hati kita
Kesempatan memupuk kebersamaan
Mendekatkan diri pada teman-teman
Jangan hanya berandai dengan kata seperti
Kita akan santai dan benar pergi ke pantai
Menikmati angin yang melambai
Mendengar ombak yang mendawai
Meredakan hati dalam damai
Lantunkan lagu yang membawa tawa
Tanpa dendam dan emosi jiwa
Bernyanyi bersama
Lupakan beban dunia
Hapuskan perbedaan
Memecahkan dingin yang menyelimuti
Satukan perasaan
Menyalakan hangat walau tanpa api
Harapan untuk bersenang-senang
Membawa semua merasakan indahnya dunia
Seperti laut yang tidak tenang
Hilang sepi di hati kita
Kesempatan memupuk kebersamaan
Mendekatkan diri pada teman-teman
Jangan hanya berandai dengan kata seperti
Kita akan santai dan benar pergi ke pantai
Label:
Poems
Senin, 12 September 2011
Amarah
Aku merupakan orang yang emosional
Aku mudah merasa kesal dan cepat marah
Aku tak mengerti alasanku untuk marah
Bahkan terkadang aku marah tanpa alasan
Aku bertanya pada diriku sendiri
Kenapa aku marah
Untuk apa aku marah
Apa yang kudapatkan dengan amarahku
Aku mencoba untuk memikirkannya
Aku bertanya pada diriku sendiri
Aku bertanya juga pada orang lain tentang diriku
Tapi aku tak pernah mendapat jawaban yang aku inginkan
Aku mencoba merubah cara mencari jawaban
Tak perlu aku bertanya pada diriku ataupun orang lain
Tanpa bertanya dan bersabar menunggu untuk datangnya suatu jawaban
Hingga pola pikirku terisi dengan kesabaran
Dengan sabar aku menunggu
Tanpa amarah dan penuh rasa tenang
Memberikan suatu kedamaian
Menjawab pertanyaan yang sudah tak kuperlukan
Dengan amarah
Aku melihat bayangan dari pikiranku yang tidak nyata menjadi seperti nyata
Dan aku tidak dapat melihat yang seharusnya aku lihat
Membutakan mataku pada kenyataan
Dengan amarah
Aku mendengar suara dari pikiranku yang tidak terdengar orang lain
Dan aku tidak dapat mendengar yang seharusnya aku dengar
Membuatku tuli untuk mendengar kebenaran
Dengan amarah aku tidak mendapatkan apapun
Bahkan dapat kehilangan suatu hal yang penting buatku
Dengan ketenangan dan kedamaian
Aku menemukan senyuman dan kebahagiaan
Aku mudah merasa kesal dan cepat marah
Aku tak mengerti alasanku untuk marah
Bahkan terkadang aku marah tanpa alasan
Aku bertanya pada diriku sendiri
Kenapa aku marah
Untuk apa aku marah
Apa yang kudapatkan dengan amarahku
Aku mencoba untuk memikirkannya
Aku bertanya pada diriku sendiri
Aku bertanya juga pada orang lain tentang diriku
Tapi aku tak pernah mendapat jawaban yang aku inginkan
Aku mencoba merubah cara mencari jawaban
Tak perlu aku bertanya pada diriku ataupun orang lain
Tanpa bertanya dan bersabar menunggu untuk datangnya suatu jawaban
Hingga pola pikirku terisi dengan kesabaran
Dengan sabar aku menunggu
Tanpa amarah dan penuh rasa tenang
Memberikan suatu kedamaian
Menjawab pertanyaan yang sudah tak kuperlukan
Dengan amarah
Aku melihat bayangan dari pikiranku yang tidak nyata menjadi seperti nyata
Dan aku tidak dapat melihat yang seharusnya aku lihat
Membutakan mataku pada kenyataan
Dengan amarah
Aku mendengar suara dari pikiranku yang tidak terdengar orang lain
Dan aku tidak dapat mendengar yang seharusnya aku dengar
Membuatku tuli untuk mendengar kebenaran
Dengan amarah aku tidak mendapatkan apapun
Bahkan dapat kehilangan suatu hal yang penting buatku
Dengan ketenangan dan kedamaian
Aku menemukan senyuman dan kebahagiaan
Label:
Poems
Selasa, 30 Agustus 2011
Ia Dan Keterbatasannya
Pertandingan antara aku dengan orang yang memiliki keterbatasan
Yang dapat menyadarkanku akan tidak berartinya keputusasaan
Apakah ia benar memiliki keterbatasan
Ataukah ia memiliki kelebihan
Saat dihadapkan dengan tantangan yang tinggi
Aku melihat dan berpikir
Apa aku bisa melewati tantangan tinggi ini
Sedangkan ia langsung mencobanya
Kemudian saat mencobanya dan merasakan sakit akibat terjatuh
Sedikit demi sedikit aku mengambil langkah mundur tanpa kusadari
Saat ia tetap maju dengan semangat yang tidak aku miliki
Walau ia telah terjatuh ratusan kali
Aku melihatnya terjatuh dan merasa kasihan padanya
Aku ingin menghentikannya, tetapi aku hanya terdiam
Apa benar aku merasa kasihan padanya
Atau aku merasa iri dengan semangatnya
Bagaimana ia bisa mengalahkanku
Dengan keterbatasan yang terlihat pada dirinya
Mengapa aku tidak bisa menang darinya
Padahal aku terlihat lebih baik darinya
Ternyata bukan aku tidak bisa
Tapi aku yang kurang berusaha
Aku berhenti di tengah jalan
Saat ia masih ingin berlari
Ia marah ketika orang lain mengatakan ia tidak bisa melakukannya
Ia marah ketika orang lain mengatakan terlalu susah
Ia marah ketika orang lain menyuruhnya untuk menyerah
Apakah aku marah atau menerimanya
Apa aku perlu merasa iba padanya
Padahal ia tersenyum akan kehidupannya
Ia tak dapat memegang orang lain
Tapi ia dapat merangkul hati orang
Ia memiliki keberanian untuk menghadapi hidupnya
Walau tak pernah tahu kapan cobaan datang untuk mengujinya
Ia lebih memilih untuk merasakan kenikmatan hidup
Daripada merasakan apa yang menjadi kekurangannya
Kita tak pernah tahu kapan badai akan berakhir
Tapi kita harus tahu kalau hidup kita berakhir saat kita menyerah
Bersabar dengan apa yang kita hadapi
Bersyukur dengan apa yang kita miliki
http://www.youtube.com/watch?v=Gc4HGQHgeFE
http://www.youtube.com/watch?v=H8ZuKF3dxCY
Label:
Poems
Sabtu, 20 Agustus 2011
Inilah Diriku
Mengapa banyak orang melihat seseorang dari orang lain
Bukan dari diri kita apa adanya
Melihat dari garis keturunan
Melihat dari lingkungan, sahabat, dan teman-teman nya
Diri kita bukanlah orang lain
Aku dilahirkan dengan memiliki sebuah nama
Yang menunjukkan orang itu adalah diriku
Terlahir dan tumbuh besar yang menjadi tanggung jawabku
Kalau orang lain merasa segan
Seganlah karena diriku
Kalau orang lain takut
Takutlah karena diriku
Kalau orang lain ingin menghormatiku
Hormatilah aku
Kalau orang lain ingin berteman denganku
Mengertilah aku
Takdir yang menentukan latar belakang kelahiranku
Baik atau buruknya bukan karena keinginanku
Aku hanya dapat mensyukuri apa yang ada
Tanpa ada penyesalan kenapa aku dilahirkan
Jangan melihatku berdasarkan latar belakangku
Aku belajar dan berusaha terutama demi diriku
Aku memilih dan menentukan jalan hidupku sendiri
Inilah aku dan ini adalah diriku
Bukan dari diri kita apa adanya
Melihat dari garis keturunan
Melihat dari lingkungan, sahabat, dan teman-teman nya
Diri kita bukanlah orang lain
Aku dilahirkan dengan memiliki sebuah nama
Yang menunjukkan orang itu adalah diriku
Terlahir dan tumbuh besar yang menjadi tanggung jawabku
Kalau orang lain merasa segan
Seganlah karena diriku
Kalau orang lain takut
Takutlah karena diriku
Kalau orang lain ingin menghormatiku
Hormatilah aku
Kalau orang lain ingin berteman denganku
Mengertilah aku
Takdir yang menentukan latar belakang kelahiranku
Baik atau buruknya bukan karena keinginanku
Aku hanya dapat mensyukuri apa yang ada
Tanpa ada penyesalan kenapa aku dilahirkan
Jangan melihatku berdasarkan latar belakangku
Aku belajar dan berusaha terutama demi diriku
Aku memilih dan menentukan jalan hidupku sendiri
Inilah aku dan ini adalah diriku
Label:
Poems
Langganan:
Postingan (Atom)