Terkadang aku lupa terhadap uang yang kumiliki
Terkadang aku lupa terhadap kesehatan yang kumiliki
Terkadang aku lupa terhadap lingkungan sekitarku
Tanpa sadar aku terlupa walau mungkin hanya sesaat
Uang dapat hilang terbakar
Kesehatan dapat merasakan sakit
Lingkungan dapat dirusak sedemikian rupa
Dan lebih sulit untuk mengembalikan ke kondsisi semula
Bila aku membakar uang sepuluh ribu per hari
Dalam tiga puluh hari aku akan menghabiskan tiga ratus ribu
Jumlah uang itu dapat aku tabung untuk keperluan suatu hari nanti
Dalam satu tahun aku dapat mengumpulkan tiga juta enam ratus ribu
Bila aku merasa uang yang kumiliki tidak mencukupi
Untuk makan dan transportasi
Untuk belajar dan sekolah
Untuk kehidupan selama satu bulan
Bila harga barang semakin mahal
Biaya hidup semakin meningkat
Bila aku tetap membakar uangku
Pantaskah aku masih berkeluh kesah
Bila aku tidak menjaga diriku
Akan tiba masa sakitku
Dalam waktu yang tidak kuketahui
Dan memberi pengaruh pada sekitarku
Bila tiba waktuku
Dan hanya ada penyesalanku
Bila sakitku disebabkan diriku
Pantaskah aku masih berkeluh kesah
Bila aku tidak menjaga sekitarku
Keluarga dan teman-temanku
Memberi pengaruh terhadap mereka
Akankah mereka menyadarkanku
Bila sekitarku mulai rusak
Dan mereka membenciku
Bila kerusakan dan kebencian disebabkan olehku
Pantaskah aku masih berkeluh kesah
Tampilkan postingan dengan label Poems. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Poems. Tampilkan semua postingan
Rabu, 28 Agustus 2013
Kamis, 20 Oktober 2011
Nol
Detik telah berlalu
Jam pun ikut berlalu
Hari telah berlalu
Minggu pun ikut berlalu
Selalu berjalan melangkah menuju depan
Menatap hal menarik tanpa menoleh belakang
Akankah ku mendapat apa yang kumau
Akankah ku melupakan apa yang ada dahulu
Berjalan bukan dalam garis lurus
Dengan jalur yang kupilih dan kubuat sendiri
Tak dapat kuambil kembali waktu yang tertinggal
Semua yang telah berlalu tak kan terulang kembali
Aku ada pada masa kini
Berharap menuju arah yang lebih baik
Dengan menyimpan seluruh kenangan
Aku bersyukur mashi hidup
Nol bukan berarti sebuah kekosongan
Tapi ada untuk menunjukkan suatu nilai
Hal yang terlupakan bukan berarti hilang
Tapi ada untuk kukenang suatu saat
Label:
Poems
Sabtu, 01 Oktober 2011
7 Hari
Cukup lama aku tinggal di tempat ini
Tempat yang dikatakan kurang menyenangkan
Membuat jenuh dan bosan
Tapi sekarang aku sudah terbiasa
Tempat ini memiliki banyak aturan
Banyak perselisihan
Banyak tantangan
Banyak keramaian
Ingin rasanya cepat pergi meninggalkan tempat ini
Tak ingin rasanya kembali ke tempat ini lagi
Apakah setelah pergi aku akan rindukan tempat ini
Ataukah sebenarnya aku tak ingin kehilangan tempat ini
Tempat ini serasa berubah seiring berjalannya waktu
Memiliki kebebasan dan menjadi menyenangkan
Tapi tidak ada yang ingin mengakuinya
Hingga akhir tetap seperti ini
Nyawa kehidupan tempat ini sebentar lagi akan hilang
Berganti dengan kehidupan baru
Akankah kita dapat hidup bersama lagi di tempat ini
Kemungkinan yang hampir tak mungkin terjadi
Waktu akan merubah semua
Mulai dari usia sampai bentuk dan rupa seseorang
Perubahan karakter seseorang yang mungkin terjadi
Keeratan persahabatan pun dapat memudar atau semakin erat
Keadaan yang sama
Tak akan terulang lagi
Karena waktu selalu berjalan maju
Melangkah menutupi sejarah dan kenangan
Pagi siang dan sore hari
Semua disibukkan dengan menghabiskan waktu bersama
Malam hari waktu tidur
Bermimpi teman selalu hadir bersama kita
Apakah sebenarnya tidak ingin ada perpisahan
Tapi perpisahan ini menandakan sebuah kemajuan
Seharusnya kita melepas semua dengan senyuman
Tapi terkadang hati tidak menyetujuinya
Sisa waktu yang terbatas ini
Merupakan tujuh hari untuk memulai perhitungan mundur
Detak detik menjelang batas waktu ini
Harus menjadikan tempat ini serasa lebih berwarna
Suka duka yang dilalui bersama
Tidak boleh hilang dari ingatan
Supaya selalu merasa dekat dengan semua
Teman untuk selamanya
Tempat yang dikatakan kurang menyenangkan
Membuat jenuh dan bosan
Tapi sekarang aku sudah terbiasa
Tempat ini memiliki banyak aturan
Banyak perselisihan
Banyak tantangan
Banyak keramaian
Ingin rasanya cepat pergi meninggalkan tempat ini
Tak ingin rasanya kembali ke tempat ini lagi
Apakah setelah pergi aku akan rindukan tempat ini
Ataukah sebenarnya aku tak ingin kehilangan tempat ini
Tempat ini serasa berubah seiring berjalannya waktu
Memiliki kebebasan dan menjadi menyenangkan
Tapi tidak ada yang ingin mengakuinya
Hingga akhir tetap seperti ini
Nyawa kehidupan tempat ini sebentar lagi akan hilang
Berganti dengan kehidupan baru
Akankah kita dapat hidup bersama lagi di tempat ini
Kemungkinan yang hampir tak mungkin terjadi
Waktu akan merubah semua
Mulai dari usia sampai bentuk dan rupa seseorang
Perubahan karakter seseorang yang mungkin terjadi
Keeratan persahabatan pun dapat memudar atau semakin erat
Keadaan yang sama
Tak akan terulang lagi
Karena waktu selalu berjalan maju
Melangkah menutupi sejarah dan kenangan
Pagi siang dan sore hari
Semua disibukkan dengan menghabiskan waktu bersama
Malam hari waktu tidur
Bermimpi teman selalu hadir bersama kita
Apakah sebenarnya tidak ingin ada perpisahan
Tapi perpisahan ini menandakan sebuah kemajuan
Seharusnya kita melepas semua dengan senyuman
Tapi terkadang hati tidak menyetujuinya
Sisa waktu yang terbatas ini
Merupakan tujuh hari untuk memulai perhitungan mundur
Detak detik menjelang batas waktu ini
Harus menjadikan tempat ini serasa lebih berwarna
Suka duka yang dilalui bersama
Tidak boleh hilang dari ingatan
Supaya selalu merasa dekat dengan semua
Teman untuk selamanya
Label:
Poems
Rabu, 21 September 2011
Pantai Santai
Santai seperti pergi ke pantai
Menikmati angin yang melambai
Mendengar ombak yang mendawai
Meredakan hati dalam damai
Lantunkan lagu yang membawa tawa
Tanpa dendam dan emosi jiwa
Bernyanyi bersama
Lupakan beban dunia
Hapuskan perbedaan
Memecahkan dingin yang menyelimuti
Satukan perasaan
Menyalakan hangat walau tanpa api
Harapan untuk bersenang-senang
Membawa semua merasakan indahnya dunia
Seperti laut yang tidak tenang
Hilang sepi di hati kita
Kesempatan memupuk kebersamaan
Mendekatkan diri pada teman-teman
Jangan hanya berandai dengan kata seperti
Kita akan santai dan benar pergi ke pantai
Menikmati angin yang melambai
Mendengar ombak yang mendawai
Meredakan hati dalam damai
Lantunkan lagu yang membawa tawa
Tanpa dendam dan emosi jiwa
Bernyanyi bersama
Lupakan beban dunia
Hapuskan perbedaan
Memecahkan dingin yang menyelimuti
Satukan perasaan
Menyalakan hangat walau tanpa api
Harapan untuk bersenang-senang
Membawa semua merasakan indahnya dunia
Seperti laut yang tidak tenang
Hilang sepi di hati kita
Kesempatan memupuk kebersamaan
Mendekatkan diri pada teman-teman
Jangan hanya berandai dengan kata seperti
Kita akan santai dan benar pergi ke pantai
Label:
Poems
Senin, 12 September 2011
Amarah
Aku merupakan orang yang emosional
Aku mudah merasa kesal dan cepat marah
Aku tak mengerti alasanku untuk marah
Bahkan terkadang aku marah tanpa alasan
Aku bertanya pada diriku sendiri
Kenapa aku marah
Untuk apa aku marah
Apa yang kudapatkan dengan amarahku
Aku mencoba untuk memikirkannya
Aku bertanya pada diriku sendiri
Aku bertanya juga pada orang lain tentang diriku
Tapi aku tak pernah mendapat jawaban yang aku inginkan
Aku mencoba merubah cara mencari jawaban
Tak perlu aku bertanya pada diriku ataupun orang lain
Tanpa bertanya dan bersabar menunggu untuk datangnya suatu jawaban
Hingga pola pikirku terisi dengan kesabaran
Dengan sabar aku menunggu
Tanpa amarah dan penuh rasa tenang
Memberikan suatu kedamaian
Menjawab pertanyaan yang sudah tak kuperlukan
Dengan amarah
Aku melihat bayangan dari pikiranku yang tidak nyata menjadi seperti nyata
Dan aku tidak dapat melihat yang seharusnya aku lihat
Membutakan mataku pada kenyataan
Dengan amarah
Aku mendengar suara dari pikiranku yang tidak terdengar orang lain
Dan aku tidak dapat mendengar yang seharusnya aku dengar
Membuatku tuli untuk mendengar kebenaran
Dengan amarah aku tidak mendapatkan apapun
Bahkan dapat kehilangan suatu hal yang penting buatku
Dengan ketenangan dan kedamaian
Aku menemukan senyuman dan kebahagiaan
Aku mudah merasa kesal dan cepat marah
Aku tak mengerti alasanku untuk marah
Bahkan terkadang aku marah tanpa alasan
Aku bertanya pada diriku sendiri
Kenapa aku marah
Untuk apa aku marah
Apa yang kudapatkan dengan amarahku
Aku mencoba untuk memikirkannya
Aku bertanya pada diriku sendiri
Aku bertanya juga pada orang lain tentang diriku
Tapi aku tak pernah mendapat jawaban yang aku inginkan
Aku mencoba merubah cara mencari jawaban
Tak perlu aku bertanya pada diriku ataupun orang lain
Tanpa bertanya dan bersabar menunggu untuk datangnya suatu jawaban
Hingga pola pikirku terisi dengan kesabaran
Dengan sabar aku menunggu
Tanpa amarah dan penuh rasa tenang
Memberikan suatu kedamaian
Menjawab pertanyaan yang sudah tak kuperlukan
Dengan amarah
Aku melihat bayangan dari pikiranku yang tidak nyata menjadi seperti nyata
Dan aku tidak dapat melihat yang seharusnya aku lihat
Membutakan mataku pada kenyataan
Dengan amarah
Aku mendengar suara dari pikiranku yang tidak terdengar orang lain
Dan aku tidak dapat mendengar yang seharusnya aku dengar
Membuatku tuli untuk mendengar kebenaran
Dengan amarah aku tidak mendapatkan apapun
Bahkan dapat kehilangan suatu hal yang penting buatku
Dengan ketenangan dan kedamaian
Aku menemukan senyuman dan kebahagiaan
Label:
Poems
Selasa, 30 Agustus 2011
Ia Dan Keterbatasannya
Pertandingan antara aku dengan orang yang memiliki keterbatasan
Yang dapat menyadarkanku akan tidak berartinya keputusasaan
Apakah ia benar memiliki keterbatasan
Ataukah ia memiliki kelebihan
Saat dihadapkan dengan tantangan yang tinggi
Aku melihat dan berpikir
Apa aku bisa melewati tantangan tinggi ini
Sedangkan ia langsung mencobanya
Kemudian saat mencobanya dan merasakan sakit akibat terjatuh
Sedikit demi sedikit aku mengambil langkah mundur tanpa kusadari
Saat ia tetap maju dengan semangat yang tidak aku miliki
Walau ia telah terjatuh ratusan kali
Aku melihatnya terjatuh dan merasa kasihan padanya
Aku ingin menghentikannya, tetapi aku hanya terdiam
Apa benar aku merasa kasihan padanya
Atau aku merasa iri dengan semangatnya
Bagaimana ia bisa mengalahkanku
Dengan keterbatasan yang terlihat pada dirinya
Mengapa aku tidak bisa menang darinya
Padahal aku terlihat lebih baik darinya
Ternyata bukan aku tidak bisa
Tapi aku yang kurang berusaha
Aku berhenti di tengah jalan
Saat ia masih ingin berlari
Ia marah ketika orang lain mengatakan ia tidak bisa melakukannya
Ia marah ketika orang lain mengatakan terlalu susah
Ia marah ketika orang lain menyuruhnya untuk menyerah
Apakah aku marah atau menerimanya
Apa aku perlu merasa iba padanya
Padahal ia tersenyum akan kehidupannya
Ia tak dapat memegang orang lain
Tapi ia dapat merangkul hati orang
Ia memiliki keberanian untuk menghadapi hidupnya
Walau tak pernah tahu kapan cobaan datang untuk mengujinya
Ia lebih memilih untuk merasakan kenikmatan hidup
Daripada merasakan apa yang menjadi kekurangannya
Kita tak pernah tahu kapan badai akan berakhir
Tapi kita harus tahu kalau hidup kita berakhir saat kita menyerah
Bersabar dengan apa yang kita hadapi
Bersyukur dengan apa yang kita miliki
http://www.youtube.com/watch?v=Gc4HGQHgeFE
http://www.youtube.com/watch?v=H8ZuKF3dxCY
Label:
Poems
Sabtu, 20 Agustus 2011
Inilah Diriku
Mengapa banyak orang melihat seseorang dari orang lain
Bukan dari diri kita apa adanya
Melihat dari garis keturunan
Melihat dari lingkungan, sahabat, dan teman-teman nya
Diri kita bukanlah orang lain
Aku dilahirkan dengan memiliki sebuah nama
Yang menunjukkan orang itu adalah diriku
Terlahir dan tumbuh besar yang menjadi tanggung jawabku
Kalau orang lain merasa segan
Seganlah karena diriku
Kalau orang lain takut
Takutlah karena diriku
Kalau orang lain ingin menghormatiku
Hormatilah aku
Kalau orang lain ingin berteman denganku
Mengertilah aku
Takdir yang menentukan latar belakang kelahiranku
Baik atau buruknya bukan karena keinginanku
Aku hanya dapat mensyukuri apa yang ada
Tanpa ada penyesalan kenapa aku dilahirkan
Jangan melihatku berdasarkan latar belakangku
Aku belajar dan berusaha terutama demi diriku
Aku memilih dan menentukan jalan hidupku sendiri
Inilah aku dan ini adalah diriku
Bukan dari diri kita apa adanya
Melihat dari garis keturunan
Melihat dari lingkungan, sahabat, dan teman-teman nya
Diri kita bukanlah orang lain
Aku dilahirkan dengan memiliki sebuah nama
Yang menunjukkan orang itu adalah diriku
Terlahir dan tumbuh besar yang menjadi tanggung jawabku
Kalau orang lain merasa segan
Seganlah karena diriku
Kalau orang lain takut
Takutlah karena diriku
Kalau orang lain ingin menghormatiku
Hormatilah aku
Kalau orang lain ingin berteman denganku
Mengertilah aku
Takdir yang menentukan latar belakang kelahiranku
Baik atau buruknya bukan karena keinginanku
Aku hanya dapat mensyukuri apa yang ada
Tanpa ada penyesalan kenapa aku dilahirkan
Jangan melihatku berdasarkan latar belakangku
Aku belajar dan berusaha terutama demi diriku
Aku memilih dan menentukan jalan hidupku sendiri
Inilah aku dan ini adalah diriku
Label:
Poems
Rabu, 10 Agustus 2011
Bentuk Yang Sempurna
Aku membanggakan bentuk dari hatiku
Masih dalam keadaan yang sangat baik
Tanpa rusak ataupun retak
Tanpa goresan yang pernah melukainya
Sangat sulit kubiarkan orang lain untuk menyentuhnya
Kujaga dengan sangat hati-hati
Kusimpan di tempat yang sulit terjangkau
Hingga bertahun-tahun tak ada yang dapat menggapainya
Hatiku sangatlah sempurna
Orang lain yang melihat nya pun hanya bisa terdiam
Aku berlaku sombong karena suatu yang kubanggakan
Hingga suatu saat kesombonganku membuatku mengejek seorang tua
Orang yang sudah tua
Yang memiliki hati yang penuh goresan, retakan, dan berlubang
Tak peduli seberapa sadis aku mengejeknya
Ia hanya berkata kalau akulah yang lebih menyedihkan
Aku mendengarkan cerita dan alasan darinya
Tentang banyak goresan, retakan, dan lubang yang ada di hatinya
Kerusakan-kerusakan tersebut merupakan memori penting
Yang tak akan pernah bisa dilupakan
Mencoba menawarkan hatinya kepada orang lain
Ada yang langsung dikembalikan
Ada yang dirusak lebih dahulu kemudian dikembalikan
Semuanya meninggalkan luka di hatinya
Memberikan hatinya kepada orang yang ia sayangi
Dan dikembalikan dengan meninggalkan lubang yang tak dapat ditutupi
Sering kali ia mencoba dan sering kali pula kerusakan nya bertambah
Hingga ada seseorang yang mau menerima hatinya yang penuh luka
Aku terdiam serasa kaca yang pecah
Semua kebanggaanku tentang bentuk hatiku
Yang selalu kujaga
Ternyata itu hanyalah sebuah ego yang harus dihilangkan
Bentuk yang sempurna ternyata bukanlah yang terlihat sangat baik
Tetapi yang memiliki arti yang mendalam pada tiap detailnya
Kebanggaanku selama ini terkalahkan dalam cerita seorang tua
Biarlah hati ini terluka demi memulai untuk berbagi
Masih dalam keadaan yang sangat baik
Tanpa rusak ataupun retak
Tanpa goresan yang pernah melukainya
Sangat sulit kubiarkan orang lain untuk menyentuhnya
Kujaga dengan sangat hati-hati
Kusimpan di tempat yang sulit terjangkau
Hingga bertahun-tahun tak ada yang dapat menggapainya
Hatiku sangatlah sempurna
Orang lain yang melihat nya pun hanya bisa terdiam
Aku berlaku sombong karena suatu yang kubanggakan
Hingga suatu saat kesombonganku membuatku mengejek seorang tua
Orang yang sudah tua
Yang memiliki hati yang penuh goresan, retakan, dan berlubang
Tak peduli seberapa sadis aku mengejeknya
Ia hanya berkata kalau akulah yang lebih menyedihkan
Aku mendengarkan cerita dan alasan darinya
Tentang banyak goresan, retakan, dan lubang yang ada di hatinya
Kerusakan-kerusakan tersebut merupakan memori penting
Yang tak akan pernah bisa dilupakan
Mencoba menawarkan hatinya kepada orang lain
Ada yang langsung dikembalikan
Ada yang dirusak lebih dahulu kemudian dikembalikan
Semuanya meninggalkan luka di hatinya
Memberikan hatinya kepada orang yang ia sayangi
Dan dikembalikan dengan meninggalkan lubang yang tak dapat ditutupi
Sering kali ia mencoba dan sering kali pula kerusakan nya bertambah
Hingga ada seseorang yang mau menerima hatinya yang penuh luka
Aku terdiam serasa kaca yang pecah
Semua kebanggaanku tentang bentuk hatiku
Yang selalu kujaga
Ternyata itu hanyalah sebuah ego yang harus dihilangkan
Bentuk yang sempurna ternyata bukanlah yang terlihat sangat baik
Tetapi yang memiliki arti yang mendalam pada tiap detailnya
Kebanggaanku selama ini terkalahkan dalam cerita seorang tua
Biarlah hati ini terluka demi memulai untuk berbagi
Label:
Poems
Sabtu, 30 Juli 2011
Mengulurkan Tangan
Kusadari tanganku tak dapat menggapai semua
Tak dapat kutuju semua dengan langkahku
Bukan dengan kepintaranku dapat menemukan ide
Kusampaikan aku bukan orang yang mampu
Kuasaku tak berarti dimata orang
Tak dapat kurangkul tuk ciptakan kedamaian
Bukan rasa sakit yang ingin kuberikan
Kumaksudkan dengan niat untuk membantu
Dekatku bukan untuk menyukai
Jauhku bukan untuk membenci
Tak dapat kusalahkan keadaan dan kondisi yang ada
Ku hanya berada di tempat yang bukan inginku
Kucoba melakukan sesuatu dengan tak melakukan apapun
Semakin lama semakin terasa kesalahan yang kudapati
Ku kan coba ulurkan tangan dengan hangat yang dapat diterima
Tanpa mengharapkan imbalan dari semua pemberianku
Ku ingin hidupkan rasa kebersamaan
Menyembuhkan luka yang berada jauh dilubuk hati terdalam
Memberi bukan untuk menerima
Tapi membuka rasa yang lama hilang
Melebarkan senyuman pada wajah asli
Melepaskan beban di hati
Dengan sedikit jiwa raga yang kupunya
Ku kan coba berikan perlindungan
Tak kubiarkan kedamaian pergi
Tak kubiarkan semua berlalu begitu saja
Akan kutempuh semua usahaku
Berikan kasih yang diperlukan
Membuka diri pada kenyataan
Dimana pada dasarnya semua memiliki kebahagiaan
Kutarik keluar dari kegelapan yang menyelimuti
Tuk nikmati indahnya dunia
Tak dapat kutuju semua dengan langkahku
Bukan dengan kepintaranku dapat menemukan ide
Kusampaikan aku bukan orang yang mampu
Kuasaku tak berarti dimata orang
Tak dapat kurangkul tuk ciptakan kedamaian
Bukan rasa sakit yang ingin kuberikan
Kumaksudkan dengan niat untuk membantu
Dekatku bukan untuk menyukai
Jauhku bukan untuk membenci
Tak dapat kusalahkan keadaan dan kondisi yang ada
Ku hanya berada di tempat yang bukan inginku
Kucoba melakukan sesuatu dengan tak melakukan apapun
Semakin lama semakin terasa kesalahan yang kudapati
Ku kan coba ulurkan tangan dengan hangat yang dapat diterima
Tanpa mengharapkan imbalan dari semua pemberianku
Ku ingin hidupkan rasa kebersamaan
Menyembuhkan luka yang berada jauh dilubuk hati terdalam
Memberi bukan untuk menerima
Tapi membuka rasa yang lama hilang
Melebarkan senyuman pada wajah asli
Melepaskan beban di hati
Dengan sedikit jiwa raga yang kupunya
Ku kan coba berikan perlindungan
Tak kubiarkan kedamaian pergi
Tak kubiarkan semua berlalu begitu saja
Akan kutempuh semua usahaku
Berikan kasih yang diperlukan
Membuka diri pada kenyataan
Dimana pada dasarnya semua memiliki kebahagiaan
Kutarik keluar dari kegelapan yang menyelimuti
Tuk nikmati indahnya dunia
Label:
Poems
Minggu, 19 Juni 2011
Siapa
Satu kata yang kurang menyenangkan
Dapat menjadi kata yang sangat bermakna
Pertentangan yang ditimbulkan
Dapat memicu suatu permusuhan
Penolakan terhadap suatu hal
Perbedaan depan dan belakang
Menutupi keaslian dari pemalsuan
Menjadikan dua karakter yang bertentangan
Merupakan suatu kemunafikan
Tapi merupakan suatu kenyataan yang tak terelakkan
Memancing amarah yang tak terbendung
Pertikaian terjadi saat terpecahkan
Perkataan kabar yang berbeda
Menyelimuti sosok di dalam bayangan
Menimbulkan banyak pertanyaan
Melahirkan kebencian sedikit demi sedikit
Berkata dengan menjunjung tinggi idealisme
Berlaku melawan perkataan sendiri
Sosok asli yang sulit untuk dikenali
Siapa adalah pertanyaan yang tepat untuknya
Dapat menjadi kata yang sangat bermakna
Pertentangan yang ditimbulkan
Dapat memicu suatu permusuhan
Penolakan terhadap suatu hal
Perbedaan depan dan belakang
Menutupi keaslian dari pemalsuan
Menjadikan dua karakter yang bertentangan
Merupakan suatu kemunafikan
Tapi merupakan suatu kenyataan yang tak terelakkan
Memancing amarah yang tak terbendung
Pertikaian terjadi saat terpecahkan
Perkataan kabar yang berbeda
Menyelimuti sosok di dalam bayangan
Menimbulkan banyak pertanyaan
Melahirkan kebencian sedikit demi sedikit
Berkata dengan menjunjung tinggi idealisme
Berlaku melawan perkataan sendiri
Sosok asli yang sulit untuk dikenali
Siapa adalah pertanyaan yang tepat untuknya
Label:
Poems
Jumat, 29 April 2011
Waktu Yang Seperti Mimpi
Berawal dari perkenalan
Melalui berbagai proses pendekatan
Saling mengenal dan merasakan kebersamaan
Hingga suatu saat berakhir dengan perpisahan
Semua candaan dimana kita tertawa bersama
Semua persamaan yang mempererat kita
Semua perbedaan yang membuat kita beradu pendapat
Semua yang akan berakhir dan entah kapan dapat terulang kembali
Suatu pertemuan yang seperti mimpi
Mimpi yang sangat indah
Walau begitu tetap suatu saat akan terbangun
Dan berakhirlah sebuah mimpi yang ditandai perpisahan
Semua terasa begitu cepat berlalu
Seperti suatu bayangan yang tidak dapat dirasa
Hanya terlihat dan teringat bak sebuah kenangan
Menyedihkan dimana kita tak ingin melupakannya
Kesedihan dan kepedihan akan perpisahan
Semakin dalam seiring waktu yang berlalu
Melemahkan diri menundukkan semangat
Hingga kita terlupa dan mendapat kebahagiaan baru
Ingin segera melupakan semua kesedihan dan kepedihan saat ini
Kemudian berjuang menghadapi hal-hal baru
Di perjalanan baru yang akan kuhadapi di masa mendatang
Dan berharap semuanya akan berjalan dengan baik dan lancar
Maaf dan Terima kashi
Label:
Poems
Senin, 11 April 2011
Pesan Kecil Untukmu
Andai perasaan bersemi dengan tenang
Kurasakan detak yang merindukan
Untuk seorang kasih yang ada di hati
Cerita akan sebuah kenangan
Indah suatu kasih sayang
Naungan suara hati bergetar
Temukan perasaan dalam diri
Ambisi untuk memiliki
Kata-kata yang terpendam
Antara persaanku dengan dirimu
Mendorongku membuat tulisan ini
Untuk kamu dari aku
Label:
Poems
Jumat, 01 April 2011
Kita Gagal
Saat kecil
Kita hidup dengan tenang
Tanpa memikirkan rasa takut
Tanpa mempedulikan apa yang akan terjadi
Kita bergerak sesuai dengan keinginan kita
Menjalani apa yang ingin dijalani
Tanpa rasa takut melakukan langkah pertama
Untuk menggapai keberhasilan dari suatu keinginan
Rasa ingin tahu yang kita miliki
Membuat kita mencoba hal-hal baru
Dengan rasa tertarik dan kebahagiaan
Tanpa peduli kemungkinan gagal yang ada
Seiring bertambah usia
Diri kita belajar menjalani hidup
Mempelajari hal-hal yang membuat kita pintar
Dan hal-hal yang membuat kita merasakan ketakutan
Rasa takut akan berbagai hal
Dari hal-hal yang berbahaya
Sampai hal-hal yang sebenarnya tidak perlu
Kita merasakan ketakutan akan sesuatu yang belum terjadi
Memikirkan banyak kemungkinan
Kemungkinan akan mengalami kegagalan dalam mencoba
Mengapa tidak kita lupakan kemungkinan itu
Dan kita kerjakan apa yang haruz kita kerjakan
Kegagalan dalam percobaan yang kita lakukan
Bukan merupakan kegagalan yang membuat kita merasa malu
Tidak perlu mempedulikan perkataan dan caci maki orang lain
Yang seharusnya merasa malu adalah orang yang tidak pernah mencoba
Perasaan takut adalah hal yang wajar sebagai manusia
Tapi jangan pernah merasa takut akan kegagalan
Karena suatu kegagalan akan membuat kita semakin belajar
Belajar untuk bangkit yang mengejar kesempurnaan dan keberhasilan
Label:
Poems
Minggu, 20 Maret 2011
Pencarian dan Pencurian
Pencarian dan pencurian
Merupakan proses yang diperlukan
Dilakukan seacara bertahap
Tidak terbalik supaya puas akan hasil
Yang aku cari adalah kebahagiaan
Bukan harta atau nyawa
Mencari kesempatan
Menentukan pilihan
Aku bukan pemburu harta
Aku bukan pemburu nyawa
Tapi aku mencoba mencuri
Isi hati dari cinta
Seseorang yang kusuka
Seseorang yang membutakanku
Bukan tanpa akal sehat
Tetapi perasaan yang menarikku
Perasaan yang telah lama hilang
Dibangkitkan oleh kedatangannya
Penemuan dari pencarian yang panjang
Aku memilih dirimu
Label:
Poems
Selasa, 01 Maret 2011
Dalang
Sebuah binatang
Seekor bunga
Setangkai manusia
Di atas panggung bernama dunia
Burung-burung berenang
Ikan-ikan berlari
Manusia beterbangan
Dalam mimpi dunia khayalan
Aku adalah kehidupan
Kehidupan adalah diriku
Semua kuasa ada ditanganku
Semua kendali ada pada diriku
Hidup dengan berperan menjadi diri sendiri
Bukan tokoh pewayangan tetapi tokoh kehidupan
Bukan dengan latar hitam atau putih saja
Tetapi dengan latar yang penuh warna
Detak jantungku menggetarkan dunia kehidupanku
Jiwa dan raga yang kumiliki
Menggerakkan takdir hidupku
Aku adalah dalang dari kehidupanku
Label:
Poems
Minggu, 20 Februari 2011
Keberuntungan Dan Keajaiban
Keberuntungan adalah kesempatan
Yang secara waktu datang tiba-tiba
Keajaiban adalah kenyataan
Dalam waktu yang tidak dapat diperkirakan
Dimana seseorang merasakan penderitaan
Ia menganggap bahwa dirinya kurang beruntung
Yang terpenting adalah bagaimana menghadapinya
Tenggelam dalam keterpurukannya atau melewatinya dengan tabah
Menunggu suatu keajaiban terjadi
Tanpa adanya usaha dan doa
Bukanlah berserah diri tetapi itu berarti menyerah
Dan keajaiban tidak akan terjadi
Keberuntungan terjadi
secara tiba-tiba dan tanpa ada perhitungan
Keajaiban hanya terjadi
Kepada orang yang berkeyakinan penuh dan tidak pernah menyerah
Tidak menunggu suatu keberuntungan atau keajaiban
Berusaha sekuat tenaga
Berdoa dan berserah diri
Ciptakan keajaiban dengan tangan kita sendiri
Label:
Poems
Kamis, 10 Februari 2011
Val
Aku jauh dari kesempurnaan
Yang kumiliki tidak berarti
Rumor-rumor yang tersebar
Penilaian yang tidak nyata
Berpikir dan bertindak
Mencari dan menemukan
Mengejar dan mendapatkan
Hubungan dan komunikasi
Tidak kumiliki kekayaan
Bukan ku mengejar kekayaan
Tidak kumiliki kejayaan
Bukan ku mengejar kejayaan
Tanpa mempedulikan status
Tanpa kekuasaan
Tanpa latar belakang
Sehingga ku terlihat bukan orang yang peduli
Tanpa memikirkan orang lain
Tanpa perhitungan
Tanpa kesadaran
Diri ini bergerak mengikuti kata hati
Kemauan yang kuat
Ketekunan yang kulakukan
Usaha yang selalu kuberikan
Demi keinginan dan kepentingan bersama
Kasih sayang yang aku tak terbiasa
Membuatku terlihat kaku tetapi nyata
Perasaan mendalam yang ditujukan padamu
Menciptakan kisah kasih kenangan untukku
Tak perlu aku berperan bila berhadapan denganmu
Meyakinkanmu melihat kenyataan dan kejujuran pada diriku
Melahirkan kepercayaan dirimu terhadapku
Bersama dalam suka dan duka
Ada hal penting yang perlu dipertanyakan
Yang membuat suatu pernyataan
Tentang komitmen yang menentukan kebahagiaan
Setelah mengetahui dan mengenal diri ini
Bila kau mashi menginginkanku
Jadilah kekasihku
Dan bebearapa waktu kemudian
Jadilah pendamping hidupku
Label:
Poems
Minggu, 30 Januari 2011
Lama Suatu Bayangmu
Dirimu berada di depan cahaya yang tak terlihat
Disembunyikan oleh penerangan yang berlebihan
Yang hanya menyisakan bayangan
Tanpa jelaz kulihat sebagian dari dirimu
Telah lama dirimu membayangiku
Memberikan kegelapan menyembunyikan kenyataan
Meratapi khayalan tak berguna
Menunggu kepastian yang selalu tertunda
Kuharuz meninggalkanmu
Berani merelakanmu
Hentikan detak yang ada di hatiku
Bila kau memang bukan untukku
Hilanglah kau dari pikiranku
Biarkanku mencari kenyataan baru
Menempuh jalan hidupku dengan kebahagiaan
Walau tanpa penerangan api jiwa darimu
Label:
Poems
Sabtu, 22 Januari 2011
Perlawanan Tekanan
Kesalahan yang terjadi dengan sengaja
Membalikkan kata membalikkan kebenaran
Menyimpan suatu kebohongan
Penolakan perlawanan suatu kenyataan
Memberikan tekanan pada orang lain
Tanpa perhitungan akan perasaan
Tanpa memperdulikan lawan
Hidup demi dirinya sendiri
Konflik selalu terjadi
Tanpa ada pertengkaran
Menyakiti hati yang lemah
Memberikan kenangan berdarah
Bukan tidak mampu atau tidak bisa
Tetapi tekanan yang tidak berarah
Tanpa arti dan tak henti
Menyimpan kesedihan yang tak dimengerti
Undur diri untuk menghindar
Dari konflik yang tak diinginkan
Bukan menyerah atau putus asa
Tapi mencari arah tujuan yang lebih baik
Label:
Poems
Senin, 10 Januari 2011
360
Mata kita ada dengan menghadap ke depan
Tak bisa kita melihat semua hal yang ada disekitar kita
Merasakan suara yang tak terlihat
Membuat bayangan yang tidak pasti
Sesuatu yang kita dengar
Sekedar khayalan yang tidak pasti
Halusinasi dan fantasi yang dapat memanipulasi diri
Sampai kita memastikan kebenarannya
Saat kita berada di atas
Kita melihat dengan tidak melihat yang sebenarnya
Karena kita merasa di bawah sana hanya sesuatu yang kecil
Sesuatu yang bisa kita genggam dan kita kuasai
Untuk melihat dengan jelas
Jangan hanya melihat dari kejauhan
Datangi dan hampiri
Dari dekat dan rasakan dengan badan sendiri
Seseorang tak akan bisa melihat 360
Balikkan badan dan melihat sisi lain
Melihat keadaan di sekitar kita
Nikmati kehidupan dengan terbuka
Label:
Poems
Langganan:
Postingan (Atom)